Medan, Sumatera Utara
KRMJMinta penawaran
Tips Produk Besi

Ukuran Besi Begel (Sengkang): Cara Membuat dan Mengikat

Pekerja membengkokkan besi begel di meja dengan mal, di samping tumpukan begel dan rangka kolom besi

Ilustrasi AI: pembuatan begel dengan mal di meja kerja dan rangka kolom dengan begel berkait. Spesifikasi dan ketersediaan dikonfirmasi saat pemesanan.

Untuk rumah tinggal sederhana 1 lantai, ketentuan pokok tahan gempa dalam lampiran PP 16/2021 memakai begel 8 mm berjarak 15 cm pada sloof, kolom, dan ring balok, dengan ujung ditekuk 135° minimal 5 cm. Ukuran luar begel sama dengan ukuran penampang dikurangi dua kali selimut beton. Untuk bangunan lain, diameter dan jarak begel mengikuti gambar kerja.

Berapa ukuran besi begel yang umum dipakai?

Pada rumah tinggal sederhana 1 lantai, contoh yang umum dijumpai adalah begel diameter 8 mm dengan jarak 15 cm. Angka ini tercantum dalam ketentuan pokok tahan gempa untuk rumah 1 lantai pada lampiran PP 16/2021, berlaku untuk sloof, kolom, dan balok keliling (ring balok), dengan ujung begel ditekuk minimal 5 cm membentuk sudut 135°. Untuk bangunan selain itu, diameter dan jarak begel ditentukan oleh gambar kerja dari perencana.

Begel, sengkang, dan besi cincin adalah sebutan untuk tulangan melintang berbentuk lingkaran tertutup yang mengelilingi tulangan utama. Fungsinya menjaga posisi tulangan utama saat pengecoran, membantu menahan gaya geser, dan mengekang beton di dalam kolom agar tidak mudah pecah ketika menerima beban, termasuk saat gempa.

Rincian ketentuan pokok tersebut dapat dibaca pada salinan lampiran ketentuan pokok tahan gempa rumah 1 dan 2 lantai di JDIH Aceh, sedangkan status peraturannya tercatat di database peraturan JDIH BPK untuk PP 16/2021 tentang Bangunan Gedung.

Menghitung ukuran luar begel dari penampang

Ukuran begel ditentukan dari ukuran penampang beton dikurangi selimut. Rumusnya: ukuran luar begel = ukuran penampang − 2 × tebal selimut. Ketentuan pokok tadi menetapkan selimut beton 15 mm diukur dari sisi terluar begel. Hasil hitungannya:

Contoh ukuran begel dari ketentuan pokok rumah sederhana 1 lantai (selimut 15 mm)
ElemenUkuran penampangUkuran luar begel (hitungan)Tulangan utama dan begel
Balok pengikat/sloof15 × 20 cm12 × 17 cmUtama 10 mm; begel 8 mm jarak 15 cm
Kolom15 × 15 cm12 × 12 cmUtama 10 mm; begel 8 mm jarak 15 cm
Balok keliling/ring12 × 15 cm9 × 12 cmUtama 10 mm; begel 8 mm jarak 15 cm

Tabel ini adalah contoh untuk satu jenis bangunan: rumah tinggal tunggal sederhana dengan pondasi batu kali dan dinding bata. Rumah 2 lantai, dak beton, ruko, atau kolom yang menahan beban besar membutuhkan perhitungan perencana. Peran setiap elemen dan cara menyusun daftar besinya dibahas di panduan ukuran besi pondasi, sloof, dan kolom rumah.

Panjang potong dan jumlah begel

Panjang potong satu begel kira-kira sama dengan keliling begel ditambah dua panjang kait dan tambahan untuk lengkungan. Untuk begel 12 × 12 cm, keliling sisinya 48 cm, lalu ditambah dua kait dengan panjang lurus minimal 5 cm. Tambahan lengkungan bergantung pada diameter mal, sehingga panjang potong final sebaiknya ditetapkan dengan membuat satu begel uji lebih dulu.

Jumlah begel dalam satu elemen dihitung dengan rumus (panjang elemen ÷ jarak begel) + 1. Contoh untuk kolom setinggi 3 m dengan jarak 15 cm: 3.000 ÷ 150 = 20, ditambah 1, menjadi 21 begel.

Contoh konversi ke batang dan berat, dengan asumsi begel uji membutuhkan potongan 60 cm:

  • Satu batang 12 m menghasilkan 12 ÷ 0,6 = 20 potong begel.
  • 21 begel untuk satu kolom membutuhkan sedikit lebih dari satu batang.
  • Berat besi 8 mm adalah 0,395 kg/m, sehingga satu begel 60 cm berbobot sekitar 0,24 kg dan 21 begel sekitar 5 kg.

Berat nominal diameter lain bisa dilihat di tabel berat besi beton. Gunakan angka di atas sebagai cara menghitung, bukan sebagai kebutuhan proyek Anda.

Cara membuat begel dengan mal dan pembengkok

Begel yang ukurannya seragam membuat selimut beton rata dan tulangan utama tetap di posisinya. Urutan kerja yang umum dipakai di lapangan:

  1. Potong besi sesuai panjang potong dari begel uji. Gunakan gunting besi atau gerinda dengan batu potong besi, kacamata pelindung, dan sarung tangan.
  2. Buat mal di meja kerja: pasang pasak dari baut atau potongan besi sesuai ukuran dalam begel.
  3. Tandai titik tekuk dengan kapur agar setiap begel ditekuk di titik yang sama.
  4. Tekuk sudut 90° satu per satu dengan kunci pembengkok besi beton (bar bender manual).
  5. Tekuk kedua ujung menjadi kait 135° dengan panjang lurus sesuai gambar, minimal 5 cm pada ketentuan pokok rumah sederhana.
  6. Cocokkan setiap begel dengan begel uji. Begel yang miring atau terlalu besar sebaiknya diperbaiki sebelum dirakit.

Untuk kolom bulat, besi dibulatkan dengan cara dililitkan pada mal berbentuk silinder, misalnya pipa atau drum dengan diameter yang sesuai. Gambar kerja menentukan apakah kolom bulat memakai lingkaran terpisah atau spiral menerus, termasuk panjang sambungannya. Jangan memanaskan besi untuk mempermudah tekukan kecuali spesifikasi mengizinkan.

Cara mengikat begel ke tulangan utama

  • Tandai jarak begel pada tulangan utama dengan kapur sebelum begel dipasang.
  • Ikat setiap pertemuan begel dan tulangan utama dengan kawat bendrat. Ikatan silang (pola X) menahan posisi lebih baik daripada satu lilitan.
  • Letakkan kait begel secara selang-seling di sudut yang berbeda bila gambar kerja mengaturnya, agar kait tidak berderet di satu sisi.
  • Di pertemuan sloof dengan kolom dan kolom dengan ring balok, ketentuan pokok mensyaratkan tulangan kolom diteruskan dan dibengkokkan dengan panjang lewatan minimal 40 kali diameter, yaitu 40 cm untuk besi 10 mm.
  • Pasang beton decking setebal selimut di sisi rangka agar begel tidak menempel ke bekisting.

Pada ketentuan pokok, begel dan tulangan utama disebut dengan diameternya saja. Pilihan antara besi beton polos dan besi beton ulir mengikuti gambar kerja; perbedaannya dibahas di panduan besi polos dan ulir.

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa jarak begel untuk sloof dan kolom?

Pada ketentuan pokok rumah sederhana 1 lantai, jarak begel 15 cm untuk sloof, kolom, dan ring balok. Bangunan lain mengikuti gambar kerja, yang bisa mensyaratkan jarak lebih rapat di daerah tertentu seperti dekat pertemuan balok dan kolom.

Bolehkah begel memakai besi 6 mm?

Hanya bila gambar kerja menetapkannya. Contoh ketentuan pokok untuk rumah sederhana memakai begel 8 mm.

Mengapa kait begel harus 135°?

Kait 135° masuk ke inti beton sehingga begel tidak mudah terbuka ketika beton di sekitarnya retak. Ketentuan pokok menyebut tekukan ini untuk memperkuat ikatan dengan tulangan utama.

Apakah begel jadi atau rakitan boleh dipakai?

Boleh bila ukuran, diameter, jarak, dan kaitnya sesuai gambar kerja. Periksa beberapa contoh dengan meteran sebelum dipasang.

Meminta penawaran besi untuk begel di Medan

Kirim daftar diameter dan jumlah batang, terpisah antara tulangan utama dan begel. Contoh isi pesan:

“Mohon penawaran besi beton polos diameter nominal 8 mm, panjang 12 m, jumlah 40 batang untuk begel, dan besi beton ulir diameter nominal 10 mm, panjang 12 m, jumlah … batang untuk tulangan utama. Merek GS atau RPS, kelas mutu sesuai gambar terlampir. Lokasi proyek di Medan: ….”

Kirim melalui formulir permintaan besi beton polos, atau kirim spesifikasi lewat halaman harga besi beton polos dan harga besi beton ulir. Harga per batang, ketersediaan diameter, dan jadwal kirim akan dikonfirmasi dalam penawaran.

Tentang informasi iniSpesifikasi, penerapan teknis, harga, dan ketersediaan perlu dikonfirmasi sesuai kebutuhan proyek. Hubungi tim KRMJ untuk informasi produk.
LANJUTKAN MEMBACA

Referensi lainnya.

Semua artikel
Konsultasi material