
Ilustrasi AI: rumah 1 lantai dalam tahap pondasi, sloof, dan kolom bertulang. Ukuran final mengikuti gambar kerja; spesifikasi dan ketersediaan dikonfirmasi saat pemesanan.
Ukuran besi apa yang umum untuk rumah 1 lantai?
Untuk rumah tinggal sederhana 1 lantai, contoh yang umum dijumpai adalah tulangan utama 10 mm dan begel 8 mm berjarak 15 cm pada sloof, kolom, dan ring balok. Ukuran ini tercantum dalam ketentuan pokok tahan gempa untuk rumah 1 lantai pada lampiran PP 16/2021, dengan sloof 15 × 20 cm, kolom 15 × 15 cm, dan ring balok 12 × 15 cm. Angka tersebut adalah contoh untuk bangunan sederhana, bukan desain yang otomatis berlaku untuk semua rumah.
Ketentuan pokok itu menggambarkan rumah tinggal tunggal dengan pondasi batu kali, dinding bata yang diplester, dan rangka beton bertulang di sekelilingnya. Jika rumah Anda berbeda, misalnya memakai dak beton, bentang ruang yang lebar, atau dibangun di atas tanah lunak, ukuran final harus berasal dari gambar kerja perencana. Dokumen sumber dapat dibaca pada salinan lampiran ketentuan pokok tahan gempa di JDIH Aceh, dan status peraturannya di JDIH BPK untuk PP 16/2021 tentang Bangunan Gedung.
Peran besi di pondasi, sloof, kolom, dan ring balok
Ketentuan pokok menyebut struktur utama rumah tinggal tunggal terdiri dari pondasi, balok pengikat atau sloof, kolom, balok keliling atau ring, dan struktur atap. Besi beton bekerja di elemen beton bertulang dan di sambungan antarelemen:
- Pondasi. Pada pondasi batu kali, besi berperan sebagai angkur yang menghubungkan pondasi dengan sloof. Ketentuan pokok mensyaratkan jarak antarangkur paling jauh 1 m. Pondasi telapak beton bertulang memakai ukuran dari gambar struktur.
- Sloof. Balok di atas pondasi yang mengikat kaki kolom dan dinding sehingga bagian bawah bangunan bergerak sebagai satu kesatuan.
- Kolom. Menyalurkan beban atap dan dinding ke sloof dan pondasi. Pada contoh rumah sederhana, jarak antarkolom paling jauh 3 m karena luas dinding dibatasi maksimal 9 m².
- Ring balok. Balok keliling di atas dinding yang mengikat puncak kolom dan menjadi dudukan rangka atap.
- Plat lantai atau lantai kerja. Tulangannya bisa berupa besi beton atau wiremesh, sesuai rancangan.
Contoh ukuran dari ketentuan pokok rumah sederhana
Ringkasan berikut disusun dari ketentuan pokok tahan gempa untuk rumah sederhana 1 lantai. Gunakan sebagai pembanding saat membaca gambar, bukan sebagai pengganti gambar kerja.
| Elemen | Ukuran penampang | Tulangan utama | Begel | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Balok pengikat/sloof | 15 × 20 cm | 10 mm | 8 mm jarak 15 cm | Selimut beton 15 mm dari sisi luar begel |
| Kolom | 15 × 15 cm | 10 mm | 8 mm jarak 15 cm | Jarak antarkolom paling jauh 3 m |
| Balok keliling/ring | 12 × 15 cm | 10 mm | 8 mm jarak 15 cm | Tulangan kolom diteruskan dengan lewatan minimal 40 × diameter (40 cm) |
| Angkur pondasi ke sloof | Tidak berlaku | Besi angkur | Tidak berlaku | Jarak antarangkur paling jauh 1 m |
Ketentuan yang sama mensyaratkan ujung begel ditekuk 135° dengan panjang minimal 5 cm dan campuran beton 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil. Jumlah batang tulangan utama mengikuti gambar penampang; pada kolom 15 × 15 cm umum dijumpai empat batang di keempat sudut. Cara membuat dan memasang begel dijelaskan di panduan ukuran dan pembuatan begel.
Rumah 2 lantai, dak beton, dan ruko: kapan wajib perencana
Begitu bangunan menahan lantai beton di atasnya, beban yang turun ke kolom, sloof, dan pondasi jauh lebih besar. Ukuran besi untuk tiang rumah 2 lantai, ruko, atau dak lantai 2 tidak bisa disalin dari contoh rumah 1 lantai. Perencana menghitung dimensi beton, diameter, jumlah batang, jarak begel, dan detail sambungan berdasarkan beberapa parameter:
- Jumlah lantai, fungsi ruang, dan beban yang direncanakan, termasuk toren atau gudang di lantai atas.
- Bentang balok, jarak antarkolom, dan jenis plat lantai (beton konvensional atau bondek).
- Kondisi tanah di lokasi, misalnya tanah lunak, timbunan, atau muka air tanah tinggi.
- Berat atap dan kebutuhan ketahanan gempa sesuai wilayah.
Untuk struktur seperti ini, pondasi telapak, kolom yang lebih besar, atau balok baja kadang dipakai. Keputusannya ada di perencana. Jangan mengurangi diameter atau jumlah batang hanya untuk menekan biaya. Jika Anda membutuhkan pelaksana pekerjaan, lingkup jasa kontraktor KRMJ dapat dibahas berdasarkan gambar yang tersedia.
Cara menyusun daftar kebutuhan besi dari gambar
Daftar besi yang rapi memudahkan Anda membandingkan penawaran per batang maupun per kg. Langkahnya:
- Hitung panjang setiap elemen dari gambar: keliling sloof, jumlah dan tinggi kolom, serta panjang ring balok.
- Tambahkan panjang lewatan dan tekukan di setiap pertemuan, misalnya 40 × diameter pada contoh ketentuan pokok.
- Hitung jumlah begel per elemen dengan rumus (panjang ÷ jarak) + 1.
- Kelompokkan per diameter dan jenis (besi beton ulir atau besi beton polos), lalu susun rencana potong dari batang 12 m agar sisa potongan sedikit.
- Ubah jumlah batang menjadi berat dengan tabel berat besi beton.
Contoh hitung kasar untuk 10 kolom setinggi 3 m dengan 4 batang utama 10 mm, tulangan diteruskan 40 cm ke sloof dan 40 cm ke ring:
- Panjang satu batang utama: 3 + 0,4 + 0,4 = 3,8 m. Total 40 potong.
- Satu batang 12 m menghasilkan 3 potong 3,8 m (sisa 0,6 m), sehingga dibutuhkan 14 batang 10 mm, bukan 152 ÷ 12 = 12,7 batang. Beratnya sekitar 14 × 7,40 = 103,6 kg.
- Begel 21 buah per kolom, total 210 buah. Dengan asumsi potongan 60 cm, satu batang 8 mm menghasilkan 20 begel, sehingga dibutuhkan 11 batang atau sekitar 52,1 kg.
Contoh di atas belum mencakup sloof, ring balok, angkur, dan cadangan. Panduan cara menghitung kebutuhan besi untuk konstruksi membahas faktor lain dalam perhitungan. Jika memakai besi kolom rakitan jadi, periksa ukuran penampang, diameter, jarak begel, dan panjangnya terhadap gambar.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah besi 8 mm cukup untuk tulangan utama kolom rumah 1 lantai?
Contoh ketentuan pokok untuk rumah sederhana memakai 10 mm untuk tulangan utama dan 8 mm untuk begel. Memakai 8 mm sebagai tulangan utama perlu dasar dari gambar kerja.
Berapa ukuran besi untuk tiang rumah 2 lantai?
Tidak ada satu ukuran yang berlaku umum. Ukurannya ditentukan perhitungan perencana berdasarkan beban, bentang, dan kondisi tanah.
Apakah sloof wajib ada pada rumah 1 lantai?
Pada ketentuan pokok tahan gempa, sloof termasuk struktur utama yang menghubungkan pondasi, kolom, dan dinding. Sistem lain mengikuti gambar perencana.
Apakah besi polos boleh dipakai untuk kolom dan sloof?
Ketentuan pokok menyebut diameter tanpa menetapkan polos atau ulir. Ikuti jenis dan kelas mutu yang tertulis di gambar kerja proyek Anda.
Meminta penawaran besi rumah dan jasa kontraktor di Medan
Kirim daftar besi per diameter, atau lampirkan gambar bila daftar belum dibuat. Contoh isi pesan:
“Mohon penawaran besi untuk rumah 1 lantai: besi beton ulir diameter nominal 10 mm panjang 12 m sebanyak 14 batang, besi beton polos 8 mm panjang 12 m sebanyak 11 batang, merek GS atau RPS, kelas mutu sesuai gambar. Gambar kerja terlampir. Lokasi proyek: …, Medan.”
Kirim melalui formulir permintaan besi beton, atau kirim spesifikasi lewat halaman harga besi beton ulir dan harga besi beton polos. Harga, ukuran yang tersedia, dan jadwal pengiriman dikonfirmasi saat penawaran.


