
Ilustrasi AI: ereksi kolom baja WF di atas base plate dan angkur, dipandu tali kendali dan dicek ketegakannya. Spesifikasi dan ketersediaan dikonfirmasi saat pemesanan.
Bagaimana tahapan pemasangan konstruksi baja WF?
Pemasangan konstruksi baja WF berjalan dalam lima tahap: periksa angkur dan pondasi, dirikan kolom di atas base plate, pasang balok atau rafter, selesaikan sambungan baut atau las, lalu grouting dan pemeriksaan akhir. Semua ukuran, jumlah baut, dan detail las mengikuti gambar kerja dari perencana struktur.
Artikel ini menjelaskan urutan dan titik periksa di lapangan untuk kolom besi WF maupun H-beam. Panduan ini bukan pengganti gambar kerja, metode kerja kontraktor, atau pengawasan tenaga ahli.
Sebelum ereksi: angkur, pondasi, dan base plate
Kolom baja bertumpu pada base plate yang dibaut ke angkur di pondasi. Kesalahan posisi angkur adalah masalah yang paling sulit diperbaiki, karena baru terlihat saat kolom akan dipasang.
- Pasang angkur memakai mal atau template sesuai gambar sebelum pengecoran, lalu kunci agar tidak bergeser saat beton dituang.
- Setelah beton mengeras, ukur ulang jarak antar angkur, as kolom, dan elevasi ujung angkur.
- Siapkan base plate dari plat hitam dengan tebal, ukuran, dan lubang sesuai gambar. Ukuran lubang dan toleransinya mengikuti detail perencana.
- Siapkan mur perata (leveling nut) atau pelat ganjal untuk mengatur elevasi base plate.
Sebagai pembanding, aturan keselamatan ereksi baja OSHA di Amerika Serikat (29 CFR 1926.755) mewajibkan setiap kolom diangkur minimal 4 batang angkur. Kolom harus didudukkan di atas lantai rata, pelat perata yang sudah di-grout, mur perata, atau ganjal yang mampu menahan beban konstruksi. Angkur juga tidak boleh diperbaiki, diganti, atau dimodifikasi di lapangan tanpa persetujuan perencana struktur. Di proyek Anda, yang berlaku adalah gambar dan spesifikasi proyek.
Berat base plate dapat dihitung dengan rumus berat = panjang × lebar × tebal × 7.850 kg/m³. Contoh: pelat 300 × 300 × 12 mm beratnya 0,3 × 0,3 × 0,012 × 7.850 ≈ 8,48 kg. Ukuran ini hanya contoh hitungan, bukan rekomendasi base plate.
Mendirikan dan menyetel kolom
- Periksa kolom sebelum diangkat: panjang, posisi lubang, pelat sambung, dan tanda arah sesuai gambar.
- Pasang alat angkat pada titik yang ditentukan dan gunakan tali kendali (tag line) agar kolom tidak berputar.
- Turunkan kolom perlahan sampai base plate masuk ke angkur, lalu pasang mur.
- Setel ketegakan dari dua arah dengan theodolit atau unting-unting, dan atur elevasi dengan mur perata.
- Pasang pengaku sementara atau tali penahan bila kolom belum stabil. Aturan OSHA yang sama meminta orang yang kompeten menilai kebutuhan pengaku ini untuk setiap kolom.
Menaikkan WF secara manual
Kolom pendek kadang dinaikkan dengan takel (chain block) pada tiang bantu. Cara ini hanya aman bila kapasitas alat dan titik gantung sudah diperhitungkan, ada pengaku sementara, dan tidak ada orang di bawah beban. Untuk kolom yang tinggi atau berat, gunakan alat angkat yang sesuai dan operator yang kompeten.
Memasang balok dan menyelesaikan sambungan
Balok atau rafter dipasang setelah kolom berdiri dan terkunci sementara. Aturan OSHA (29 CFR 1926.756) melarang beban dilepas dari alat angkat sebelum balok terkunci minimal dua baut per sambungan, dengan ukuran dan mutu sesuai gambar ereksi, dan dikencangkan dengan kunci.
| Jenis sambungan | Cara kerja | Yang dicek |
|---|---|---|
| Baut | Pelat sambung dan baut mutu tinggi sesuai gambar | Mutu, diameter, jumlah baut, dan metode pengencangan |
| Las | Pengelasan di bengkel atau lapangan oleh juru las yang memenuhi syarat proyek | Prosedur las, jenis kawat las, ukuran las, dan pemeriksaan hasil |
| Sambungan perpanjangan | Pelat sambung pada sayap dan badan, atau las penuh sesuai detail | Posisi sambungan sesuai gambar, bukan di sembarang titik |
Untuk menyambung besi WF atau H-beam, jangan menentukan posisi dan jenis sambungan di lapangan, karena lokasi sambungan memengaruhi kekuatan batang. Bila dilas, gunakan kawat las sesuai spesifikasi prosedur las, bersihkan karat dan cat di area las, lalu lindungi kembali permukaannya setelah selesai.
Grouting dan pemeriksaan akhir
Setelah kolom dan balok setel, celah antara base plate dan pondasi diisi grout sesuai spesifikasi, umumnya grout tanpa susut, agar beban tersalur merata ke beton. Grouting dilakukan setelah posisi dan elevasi final disetujui.
- Ukur ulang ketegakan kolom dan kelurusan balok terhadap toleransi spesifikasi proyek.
- Pastikan semua baut terpasang dan dikencangkan sesuai metode yang ditetapkan.
- Periksa hasil las secara visual atau dengan metode uji yang disyaratkan.
- Lepas pengaku sementara hanya setelah sistem pengaku permanen terpasang.
- Perbaiki cat yang rusak, terutama di area las dan baut. Udara lembap di Medan mempercepat karat pada baja yang lapisan catnya rusak.
Keselamatan kerja saat ereksi baja
- Pakai helm, sepatu keselamatan, sarung tangan, dan full body harness saat bekerja di ketinggian.
- Tutup area di bawah beban yang diangkat; tidak boleh ada orang di bawah beban.
- Periksa sling, segel, dan alat angkat sebelum dipakai.
- Pakai pelindung mata dan wajah saat mengelas dan menggerinda, jauhkan bahan mudah terbakar, dan siapkan alat pemadam api ringan.
- Hentikan pengangkatan saat angin kencang atau hujan petir.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa jumlah angkur untuk kolom baja WF?
Jumlah dan diameter angkur ditentukan perencana. Sebagai pembanding, aturan keselamatan ereksi OSHA di Amerika Serikat mensyaratkan minimal 4 angkur per kolom.
Lebih baik sambungan baut atau las?
Keduanya bisa memenuhi syarat bila sesuai desain. Baut memudahkan pemasangan dan pemeriksaan di lapangan, sedangkan las memerlukan juru las yang memenuhi syarat dan pemeriksaan hasil las.
Bolehkah lubang base plate diperbesar di lapangan bila angkur meleset?
Jangan tanpa persetujuan perencana. Pembesaran lubang atau pembengkokan angkur mengubah perilaku sambungan dan memerlukan solusi tertulis dari perencana.
Apa beda WF dan H-beam untuk kolom?
Keduanya berpenampang menyerupai H, tetapi proporsi tinggi, lebar, dan tebalnya berbeda. Bandingkan ukuran dan beratnya di ukuran dan berat H-beam; penggantian profil harus disetujui perencana.
Meminta material atau jasa konstruksi baja di Medan
Penawaran material paling akurat bila Anda mengirim daftar profil dari gambar kerja. Pekerjaan fabrikasi atau pemasangan dapat dibahas lewat layanan kontraktor. Format pesan yang bisa dipakai:
“Mohon penawaran konstruksi baja. Kolom WF/H-beam … × … × … × … mm, panjang … m, jumlah … batang. Balok …. Base plate plat hitam … × … × … mm, jumlah …. Angkur dan baut sesuai gambar terlampir. Material saja/termasuk pemasangan. Lokasi … (Medan dan sekitarnya), akses truk dan alat angkat ….”
Pesan dapat dikirim lewat formulir permintaan besi WF. Contoh format spesifikasi juga tersedia di halaman harga besi WF dan halaman harga H-beam. Untuk menghitung tonase, buka tabel berat besi WF; untuk memilih sistem rangka, baca perbandingan rangka baja WF dan baja ringan. Harga dan ketersediaan dikonfirmasi saat penawaran.


